Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
game info
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.

ceme online Entah mengapa orang Indonesia sering kepo dengan agama public figure. Tak salah jika majalah infotainment sering mengulas agama para artis.
Tidak hanya itu, terkadang agama karakter anime pun juga kerap membuat penasaran. Ketika melihat anime, kita melihat para karakternya pergi ke kuil atau merayakan natal.
Nah, ternyata banyak juga loh karakter anime yang enggak percaya sama Tuhan! Siapa saja karakter anime yang kedapatan atheis?
1. Edward Elric (Fullmetal Alchemist)

Trick menang dalam bermain Ceme online Karakter anime populer dari anime Fullmetal Alchemist, Edward Elric, pernah menyebutkan bahwa ia tidak percaya dengan keberadaan Tuham
Ia meyakini bahwa segala sesuatu di dunia bisa dijelaskan dengan sains. Jika ada hal yang tidak bisa dijelaskan melalui sains, Edward percaya itu hanya masalah waktu.
Ia juga pernah menyuruh karakter lain untuk lebih memilih buku kimia dibandingkan kitab suci. Bahkan, Edward menganggap manusia adalah makhluk yang paling mendekati Tuhan!
2. Roy Mustang (Fullmetal Alchemist)

Selain Edward, Roy Mustang dari anime yang sama juga pernah mengungkapkan ketidakpercayaannya dengan Tuhan secara gamblang.
Percakapan ini pernah ia ucapkan ketika sedang berbicara dengan King Bradley pada episode yang ke 50. Ia berkata bahwa tidak ada yang namanya Tuhan.
3. Wrath (Fullmetal Alchemist: Brotherhood)

Di versi reboot dari anime Fullmetal Alchemist, Fullmetal Alchemist: Brotherhood, ada seorang karakter atheis bernama Wrath.
Ia mengungkapkan bahwa Tuhan tidak lebih dari ciptaan manusia yang terinspirasi dari rasa takut di episode ke 30. Wah, seram juga ya, geng!
4. Revy (Black Lagoon)

Revy dari anime Black Lagoon terkenal dengan sifatnya yang pemarah dan impulsif. Ia juga sama sekali tidak percaya dengan keberadaan Tuhan.
Pada episode 6, Revy sedang berbincang dengan Rock. Ia mengatakan bahwa banyak hal yang lebih berguna daripada Tuhan.
Hal ini didasari atas pengalamannya yang pernah terlantar di jalanan. Ia merasa jika ada Tuhan, harusnya Ia akan menolong dirinya yang sedang kesusahan..
5. Misaki Nakahara (Welcome to the N.H.K.)

Dalam sebuah pidato, Misaka Nakahara dari anime Welcome to the N.H.K. mengatakan pemikirannya tentang Tuhan.
Ia menyatakan ingin mengalahkan Tuhan! Masalahnya, ia tidak tahu di mana Tuhan berada karena ia tidak bisa percaya dengan Tuhan karena daya imajinasinya lemah.
6. Roronoa Zoro (One Piece)

Roronoa Zoro dari anime One Piece merupakan salah satu karakter anime yang paling terkenal akan kemampuan mengayunkan pedangnya.
Dalam sebuah perbincangan dengan Nami dan Chopper, ia mengakui bahwa dirinya tidak pernah berdoa kepada Tuhan karena ia tidak percaya dengan keberadaannya.
7. Sanzo Genjou (Saiyuki)

Karakter anime terakhir yang mengakui dirinya tidak percaya Tuhan adalah Sanzo Genjou dari anime Saiyuki.
Dalam salah satu episode, ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah percaya pada siapapun, termasuk dirinya sendiri dan Tuhan.

ceme online Apakah ketika kecil kamu sering mendengar atau membaca dongeng sebelum tidur? Yang namanya dongeng identik dengan kisah yang berakhir dengan bahagia.
Salah satu pembuat dongeng paling terkenal adalah Disney melalui film-film animasi terkenalnya. Sebut saja Putri Salju dan 7 Kurcaci, Cinderella, Si Cantik dan Si Buruk Rupa, dan lain sebagainya.
Nah, kalau sekarang kamu sudah beranjak dewasa, kamu harus menelan pil pahit karena kebanyakan film Disney tersebut adalah sebuah kebohongan!
Disney memang sangat sering membuat film yang ditujukan untuk anak, baik film kartun maupun live-action. Banyak anak di dunia yang hidup dengan ditemani kartun-kartun dari Disney.
Hanya saja, hidup tidak selurus yang ada di cerita mereka. Hidup di dunia nyata lebih berwarna-warni dan lebih mudah naik turun.
Karena ditonton ketika kecil, tentu sedikit banyak film-film Disney memengaruhi pola pikir kita. Padahal, ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan kehidupan nyata.
Jaka enggak akan membahas kebohongan yang tidak mungkin terjadi, seperti hidung yang akan memanjang jika bohong atau bisa berbicara dengan hewan jika kita baik.
Di tulisan ini, Jaka hanya membahas kebohongan-kebohongan yang related dengan hidup kita sehari-hari.
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah kebohongan terbesar yang diajarkan Disney kepada kita!
1. Kita Bisa Mendapatkan Apapun Selama (Sangat) Ingin

Sumber foto: Her.ie
Trick menang dalam bermain Ceme online Beberapa karakter di Disney memiliki keinginan yang kuat dan mereka terus berharap, walau terkadang tidak diiringi dengan usaha apapun.
Hanya berkeinginan tanpa berusaha adalah hal yang mustahil. Kita tidak akan mendapatkan apa-apa hanya dengan berangan-angan, harus ada tindakan yang nyata.
Kata-kata yang sering terdengar adalah jika kamu terus percaya, kamu akan mendapatkannya. Kalimat tersebut membuat kita merasa meraih impian adalah hal yang mudah
Beberapa karakter yang pernah mengatakannya adalah Cinderella, Snow White, hingga Pinocchio.
2. Penampilan Fisik Adalah Hal Terpenting Dalam Hidup

Karakter-karakter Disney, terutama para princess-nya, terlihat selalu sempurna. Mereka cantik, langsing, dan bersuara indah.
Kecantikan mereka tersebut berbanding lurus dengan kepribadian yang dimiliki. Mereka selalu baik hati, ramah, murah senyum, mempesona, dan lain sebagainya.
Ketika Aladdin ditanya mengapa jatuh cinta kepada putri Jasmine, ia menyebutkan fisik-fisik yang dimilikinya, bukan karena karakter ataupun kecocokan yang dimiliki!
Coba bayangkan seandainya Aurora berbadan (maaf) gendut dan penuh jerawat, akankah sang pangeran menciumnya dan membuatnya terbangun?
Stereotipe dari para princess ini membuat para gadis terobsesi dengan kecantikan. Hal ini dimanfaatkan oleh produsen produk kecantikan untuk menjual barang-barangnya.
3. Cinta Pada Pandangan Pertama

Mungkin cinta pada pandangan pertama itu ada. Begitu melihat seseorang, dada rasanya berdebar-debar tanpa alasan yang jelas. Tapi, itu sangat jarang terjadi.
Terkadang cinta butuh proses yang panjang. Ada yang muncul karena terbiasa, ada yang karena menemukan kecocokan setelah menjalani proses penjajakan, dan lain sebagainya.
Masalahnya, hampir semua karakter Disney seperti itu. Contohnya adalah Ariel. Ia jatuh cinta dengan pangeran Eric setelah melihatnya.
Lantas, ia menukarkan suaranya demi bisa mendapatkan kaki dan bertemu dengan sang pangeran. Bayangkan, ia “menjual dirinya ke iblis” hanya demi orang asing yang belum dikenal!
Cinta memang terkadang bisa membuat kita berbuat bodoh dan karakter Disney, secara miris, adalah salah satu yang sering mengajarkan hal tersebut.
4. Sekali Kamu Menikah, Kamu Akan Bahagia Selamanya

Sumber foto: Amino Apps
Sudah jatuh cinta pada pandangan pertama, langsung menikah, berakhir dengan happily ever afterpula! Jaka rasa inilah kebohongan terbesar yang pernah dibuat oleh Disney.
Proses menuju pernikahan itu panjang sekali, mulai dari mencari jodoh, proses perkenalan, lamaran, hingga akad. Ada yang cepat, tapi kebanyakan tidak seperti itu.
Lantas, setelah menikah, kehidupan rumah tangga terlihat baik-baik saja. Dua orang yang saling mencintai hidup bersama, apa yang bisa membuat mereka menderita?
Banyak. Pertengkaran antara suami istri adalah hal yang lumrah terjadi. Belum lagi masalah-masalah lain yang berpotensi muncul di kemudian hari. Bagaimana jika sudah memiliki anak?
Sepertinya Jaka tidak perlu menyebutkan siapa contoh karakter Disney yang seperti itu, karena hampir semuanya seperti itu!
5. Orang Jahat Selalu Terlihat Jahat

Lihat semua villain di film-film Disney. Hanya dengan sekali lihat, kita akan tahu bahwa mereka adalah penjahat di dalam film.
Seringkali hanya dengan melihat ekspresi wajahnya, kita tahu bahwa mereka ingin berniat jahat kepada karakter utama yang nampak rapuh.
Padahal di dunia asli, kita tidak bisa melihat orang hanya dari fisiknya saja. Bahkan ada orang yang terlihat baik, pada kenyataannya justru menusuk kita dari belakang.
Mengetahui orang baik atau jahat di dunia nyata tidak semudah melihat Ursula, Maleficent, Cruella, dan lain sebagainya
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.